Sabtu, 02 April 2016

Cara mencari ide bisnis atau usaha


Ada banyak cara menemukan Ide bisnis, yang terpenting dari hasil penelusuran ini adalah mencari suatu produk yang diminati orang banyak untuk dijadikan usaha ditempat lain (agar meminimal pesaing) atau mencari suatu produk yang diminati orang banyak namun sulit ditemukan untuk dijadikan usaha ditempat itu (agar menjadi pelopor di tempat itu). cara menemukan ide bisnis, diantaranya:
  •          Dari melihat dan membaca  Yellow Page (halaman berwarna kuning) buku telpon terbitan PT.Telkom. (ada nomor telephone dan email  yang bisa dihubungi untuk menanyakan harga dan lain – lain).
  •        Dari  melihat  Halaman iklan Surat kabar Harian atau Mingguan, atau halaman iklan majalah. (ada nomor telephone yang bisa dihubungi untuk menanyakan harga dan lain - lain).
  •           Dari melihat dan berkunjung ke dalam pusat perbelanjaan seperti Mall ataupun Pasar tradisional atau jenis pasar lainnya. (jika melihat produk di mall, setiap benda ada harga jualnya, jika ke pasar tradisional, anda bisa menawar harga termurahnya).
  •      Dari melihat dan berkunjung ke tempat industri, baik industry besar atau industry rumahan. Dari kunjungan ini anda dapat melihat proses produksi suatu produk, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan satu produk, berapa biayanya, berapa tenaga kerja yang dibutuhkan, dan mengetahui bahan baku yang digunakan, mengetahui dari mana bahan baku berasal, mengetahui bagaimana cara membawa dan memasarkannya.
  •      Dari melihat keadaan suatu kota, yakni dengan cara berkeliling kota dengan kendaraan bermotor, amatilah berbagai jenis usaha yang terlihat dari jalanan kota. Amatilah tempat yang ramai orang bersinggah, amatilah usaha yang banyak dilakukan orang di setiap jalan, temukanlah tempat yang strategis yang sesuai usaha  anda, Lalu tetapkanlah usaha yang anda inginkan.
  •          Dari melihat dan berkunjung ke tempat Wisata. Biasanya wisatawan mencari souvenir, membutuhkan tempat makan dan minum, membutuhkan tempat istirahat/penginapan, membutuhkan pemandu, membutuhkan transportasi.
  •          Dari Hobi atau kesenangan yang biasa kita lakukan. Biasanya hobi dilakukan bersama keluarga atau teman secara berulang, karena berulang tentu anda hapal dengan segala kebutuhan hobi anda, dengan modal itu anda dapat berpromosi ke orang lain agar mengikuti hobi anda, anda dapat memulai karir sebagai pemandu hobi tersebut, lalu menjadi penyedia untuk dijual  atau diusahakan untuk bentuk lainnya.
  •          Dari ketrampilan yang kita miliki yang diperoleh dari keluarga. Keterampilan yang diajarkan keluarga secara turun temurun biasanya kerajinan tangan, masak memasak, tehnik pertanian, ketrampilan beladiri.
  •          Dari kegiatan tetangga sekitar tempat  tinggal kita. Sekitar tempat tinggal kita biasanya ada warung, dari bermacam warung dan isi dagangannya, carilah yang belum ada namun banyak dibutuhkan orang.
  •         Dari organisasi kemasyarakatan yang kita ikuti. Yang namanya organisasi pasti ada kegiatannya, dari kegiatan itu pasti membutuhkan konsumsi, seragam, peralatan tulis menulis, dekorasi, hiburan, modul, transportasi, tempat kegiatan, pengisi acara dan sebagainya, anda dapat menjadi penyedia kebutuhan kegiatan organisasi itu.
  •     Dari lingkungan tempat kita bekerja saat ini. Tempat kerja pasti membutuhkan Kantin, penyedia minuman botol galon, penyedia fotocopy, atau rekanan kantor dapat anda ajak membeli produk anda seperti asuransi, kosmetik, peralatan rumah tangga, makanan minuman obat, dan lain - lain.
  •       Dari tempat kita menempuh pendidikan. Dari sekolah tingkat dasar sampai menengah pasti pernah belajar ketrampilan dasar anyam menganyam dan sejenisnya, belajar bercocok tanam, ilmu Kimia, ilmu Biologi, matematika, akuntansi, managemen. Salah satu kemampuan dasar dari pendidikan yang kita kuasai dapat dijadikan ide bisnis yang kemudian dipadukan dengan kemampuan managemen serta akuntansi maka akan dapat berjalanlah suatu usaha itu.
  •       Dari mengamati dan mendengarkan obrolan kebutuhan teman dan tetangga kita. Biasanya obrolan bukan hanya bercerita masalah yang menyenangkan, tapi banyak cerita yang menyedihkan mengenai suatu kebutuhan, anda dapat member solusi kepada teman untuk penyedia kebutuhan barang teman dengan cara kredit, atau menawarkan kepadanya agar menjalankan usaha penawaran barang kepada orang lain, atau anda membuat usaha sesuai kebutuhan teman, dan usahakan teman menjadi pelanggan anda. Misalnya biasa kumpul – kumpul tidak ada konsumsi lalu anda membuka warung kopi di dekat tempat kumpul – kumpul itu.
  •          Dari sifat iseng (coba-coba). Misalnya iseng jual beli tanah, walau sedikit setiap jual asal untung, lama kelamaan harga tanah akan meningkat.
  •           Dari memperhatikan Aset/peralatan yang kita miliki. Misalkan, punya rumah atau mobil yang lebih dari dua, satu dipakai sendiri, dua lagi direntalkan, hasil rental satu mobil untuk kepentingan pribadi, hasil rental  satunya lagi untuk perawatan kedua mobil rental serta untuk membayar cicilanya. Contoh lain, jika memiliki peralatan masak yang lengkap, bukalah usaha sewa alat memasak atau jasa memasak  untuk acara pernikahan dan sejenisnya.
  •          Dari memperhatikan keuangan yang kita miliki. Uang berlebih yang belum terpakai bisa untuk investasi beli tanah, beli saham, usaha perkreditan dengan bunga, dan lain – lain.
  •            Dari memperhatikan kegiatan anak – anak sekitar tempat tinggal kita.anda dapat berjualan layangan, kelereng, Bola kaki, jika banya anak perempuan anda dapat menjual kebutuhan  anak perempuan seperti  gelang tangan, bando, hiasan rambut, atau menjual makanan minuman kesukaan anak – anak. 
Demikian sekelumit tulisan dari penulis, masih banyak lagi cara menemukan ide bisnis yang lainnya, semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca.
     
      Penulis,
      Fauzan Daromi,SH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar