Minggu, 13 Januari 2019

Kiat berkarir dikantor








Seseorang yang menjalankan profesinya, baru  bisa dikatakan oleh orang lain sukses  bila ianya dipandang telah mampu memperoleh kecukupan suatu kebutuhan, misal penghasilan yang cukup, tempat tinggal beserta isinya yang mewah, memiliki sarana transportasi yang mewah dan lain lain. Untuk dapat memeroleh salah satu atau semua kebutuhan tersebut tentu memerlukan suatu upaya yang ekstra  berupa : tenaga, pemikiran kreatif, penerapan keahlian dari pendidikan, kerjasama dengan rekanan kerja, bimbingan atasan kerja, support keluarga, dan lain lain.
Upaya tersebut terkadang masih belum mencukupi, masih harus memilih dan memilah tempat dimana kita akan memulai karir kita. Ada beberapa pilihan, berkarir sendiri,  kerjasama dengan rekan untuk kerja secara mandiri bukan perkantoran,  kerjasama rekan dengan cara bergabung ke suatu kantor, dan lain lain.
Beberapa contoh profesi yang dapat bekerja secara sendiri – sendiri atau bersama – sama dalam suatu organisasi kantor adalah dokter, arsitek, advokat/pengacara dan lain lain.
Dalam artikel ini penulis  memfokuskan membahas menjalan profesi secara bersama – sama dalam suatu organisasi kantor.
Bagaimana cara berkarir  di perkantoran dan memilih kantor untuk sukes berkarir?, sebelum membuat lamaran kerja, setidaknya pikirkanlah dengan sebaiknya untuk masalah pada poin PERTAMA tulisan penulis ini :

1.       Mencari informasi tentang kantor yang akan kita lamar untuk bergabung.

Bergabung di suatu kantor, pekerjaan akan bisa lakukan bila sesuai dengan bidang pendidikan dan keahlian yang kita miliki, sesuai dengan minat dan cita – cita, dimana wilayah kerjanya, dengan wilayah kerja yang luas berarti anda berpotensi untuk ditugaskan ke tempat yang jauh dari domisili anda sekarang, juga berpotensi anda akan ditempatkan ditempat tugas dalam waktu singkat kemudian berpindah lagi ketempat tugas didaerah lainnya, bagi kita yang sudah berkeluarga hal ini tentunya harus dipikirkan lagi terutama masalah besaran gaji yang diperoleh untuk dibagi pula kepada keperluan keluarga.

2.       Mencari informasi sejelas – jelasnya tentang tugas dan wewenang utama kita dikantor.


Dalam melamar pekerjaan, bisa saja anda melamar dan memperoleh jabatan tanpa melalui tahapan menjadi staff, anda harus mengenal karakter  dan mengetahui keahlian staf anda saat memimpin tugas atau bekerja, jika ada staf anda yang dipandang tidak dapat bekerja sama dengan anda atau antar sesama staf tidak dapat saling bekerja sama, maka anda harus mencari solusi agar dapat bekerja sama, jika semua sudah dapat bekerja sama maka misi anda untuk berinovasi, berkreasi, berprestasi di jabatan anda akan dapat diwujudkan.

3.   Mencari informasi siapa pimpinan kantor berikut karateristiknya.


Dalam suatu organisasi kantor perlu anda ketahui mengenai karateristik pimpinan  dan atasan anda, anda harus juga bisa bekerja sama dengan atasan untuk mewujudkan prestasi kerja anda. Yang terpenting adalah bagaimana karateristik pimpinan dan atasan dalam mengambil suatu keputusan rapat. Dalam rapat , Ada pimpinan yang mengambil keputusan tanpa perlu mendengar pendapat peserta rapat, ada pimpinan yang mengambil keputusan sesuai pendapat terbanyak peserta rapat, ada pimpinan yang mengambil keputusan sendiri mengabaikan pendapat terbanyak peserta rapat, ada pimpinan yang mengambil pendapat terbaik dari salah satu peserta rapat.

4.      Mencari informasi adakah rekanan yang lebih dahulu kita kenal.


Rekan yang mengenali kita, tentu sebelumnya akan memberikan masukan kepada atasan siapa kita dan bagaimana kualitas serta kuantitas kita dalam bekerja sebelum bergabung, dengan demikian untuk mehgarapkan bisa berprestasi dikantor akan terbuka, rekan lama yang lebih dulu bergabung juga bermanfaat bagi kita untuk mencari informasi  karakter rekan sekantor lainnya, dan menggali informasi lainnya tentang kantor.

5.       Mencari informasi  mengenai aturan/disiplin kerja yang berlaku.

Untuk dapat bekerja dengan baik tentunya harus mengikuti aturan jam kerja, manfaatkan semaksimal mungkin waktu istirahat anda dan carilah manfaat dari kerja lembur anda, bekerja tanpa mempehatikan waktu akan ada efeknya bagi kesehatan dan keuangan anda serta hubungan  keluarga anda, ada kantor yang memberi sanksi potongan gaji bila terlambat atau tidak masuk kerja, ada kantor yang memberi tambahan upah untuk kerja melebihi jam kerja.     

6.       Mencari informasi mengenai sistem bekerja.
Sistem kerja yang penulis maksud adalah sistem komunikasi anda baik terhadap atasan, terhadap bawahan, maupun terhadap sesama rekan  jabatan setingkat, ada pimpinan yang memberi pengarahan dulu sebelum memulai kerja, ada pimpinan memberi pengarahan setelah diketahui ada kesalahan kerja anda atau kesalahan anda bersama tim kerja, bahkan ada pimpinan yang mendampingi anda selama bekerja.

7.       Mencari informasi mengenai sistem kenaikan jabatan, kenaikan penghasilan, dan penjatuhan sanksi melanggar aturan kerja.
Setiap kantor pasti punya aturan tersendiri dalam hal penegakan hukum dan keadilan. Ada syarat tertentu yang harus dilengkapi oleh anda untuk naik jabatan, naik penghasilan, untuk dapat dihukum karena melanggar aturan dalam bekerja.

8.       Mencari informasi    managemen kantor secara umum.
Sebagai pegawai atau karyawan suatu kantor kita sangat harus mengetahui managemen kantor, dengan mengetahui managemen kantor kita dapat mengatur strategi pengembangan kantor dan strategi berprestasi dikantor, misalnya sistem pengelolaan keuangannya, sistem rekrutmen pegawai/karyawan, sistem pembinaan karyawan/pegawai, sistem komunikasi antar personal dan komunikasi antar tim dengan atasan, sistem pelaporan hasil kerja, sistem dokumentasi, sistem penilaian prestasi kerja, sistem pembagian tugas kerja, dan lain lain. 

9.       Mencari informasi adakah ruang untuk kita dapat berinovasii, berkreasi untuk kemanfaatan kantor dan rekanan kantor serta pribadi.
Setelah mengetahui semua pengetahuan yang harus diketahui sebagai pegawai, barulah anda dapat memulai strategi anda untuk berprestasi mencapai tujuan anda berkantor atau bergabung disuatu organisasi. Bukan tidak mungkin dalam suatu kantor akan ada pembatasan dalam hal berinovasi, berkreasi, jika hal ini tiak sejalan dengan visi dan misi anda bergabung dikantor, maka anda dapat mulai berfikir apakah akan bertahan lama dikantor atau akan bersikap mengundurkan diri di waktu yang tepat.

10.   Mencari informasi adakah penghargaan tertentu bagi yang berprestasi dibidangnya.
Dalam suatu kantor/organisasi, biasanya ada suatu aturan tertentu tentang penghargaan atas suatu prestasi, baik prestasi saat  sebagai pegawai/karyawan maupun penghargaan atas prestasi pasca diberhentikan sebagai pegawai/karyawan.
Demikian pengetahuan penulis mengenai berkarir di kantor, masih banyak tips dan kiat sukses lainnya dalam berkantor, masih banyak yang harus dilengkapi, ini hanya sekelumit, emoga yang sekelumit ini bermanfaat bagi pembaca.

Penulis,
FAUZAN DAROMI, SH

Rabu, 28 Februari 2018

Tentang Advokat Bantuan Hukum





Dahulu,  di awal karir saya berpraktek sebagai advokat era tahun 2005 hingga 2009, pernah melakukan bantuan  hukum Probono (Jasa Cuma –Cuma) secara perseorangan  di sebuah Pengadilan Negeri Kabupaten di Sumatera Selatan, Penunjukan bantuan hukum Probono perseorangan karena dalam wilayah hukum Pengadilan Negeri itu waktu itu belum ada suatu Lembaga Bantuan Hukum yang mendaftarkan diri untuk mengisi kekosongan Pos Bantuan Hukum Pengadilan Negeri itu dan jumlah Advokat yang berdomisili di dalam Kota itu hanya 5 orang dan yang bersedia meluangkan waktu untuk probono hanya 3 orang.
Seiring berjalannya waktu, dengan bertambahnya jumlah organisasi advokat dan bertambahnya  jumlah advokat yang berdomisili menetap didalam ibu kota kabupaten, Lembaga Bantuan Hukum mulai bermunculan,  baik itu yang berasal dari Organisasi Advokat maupun yang berasal dari suatu Grup Para Advokat setempat, hingga Pos Bantuan Hukum Pengadilan Negeri maupun Pos bantuan Hukum Pengadilan Agama  dalam Kabupaten itu  berisi dengan jumlah Advokat yang cukup.
Sejak saya pindah menetap di Kota Palembang, saya sering melihat aktivitas Pos bantuan Hukum di Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama dan Pengadilan Tata Usaha Negara, bahkan saya pernah menulis artikel tentang cara memperoleh Bantuan Hukum Gratis di blog saya ini, yang tidak saya duga adalah ternyata yang melihat dan membaca artikel tentang ini begitu cepat mengalami peningkatan hingga ribuan kali.
Setelah sering ikut bergaul dengan para Praktisi bantuan hukum di Pengadilan Negeri yang berasal Oganisasi Advokat dan yang berasal dari Lembaga Bantuan Hukum akhirnya saya berkenalan Dengan Rekan Sejawat DWI WIJAYANTI, SH dan MEGARIA, SH. Dari percakapan dan perkenalan dengan mereka inilah saya mengetahui sangat detail Seperti apa Praktek Bantuan Hukum Probono  itu.
Rekan sejawat DWI WIJAYANTI, SH diawal karirnya sebagai advokat hingga kini memang berbasis Lembaga Bantuan Hukum dan kini juga mengabdi di Pos Bantuan Hukum sebuah Organisasi Advokat, begitu pula Rekan Sejawat MEGARIA SH,   diawal karir aktif  sebagai Advokat langsung mengabdi di Pos Bantuan Hukum salah satu Organisasi Advokat.
Sejak saya mengenal mereka di medio Agustus hingga Oktober 2017 di Posbakum Pengadilan Negeri dan serius ikut bergabung menangani perkara bersama di bulan Desember 2017, ada banyak pengalaman dan suka duka yang aku dengar dari mereka dan juga pengalaman yang aku alami. Diantaranya sebagai berikut :  
Memberikan bantuan hukum Cuma – Cuma belum tentu dibalas dengan sesuatu itikad baik dari klien ataupun keluarga klien, terkadang memberi bantuan hukum atau pendampingan penasehat hukum bagi terdakwa dipersidangan  dianggap formalitas saja, sebatas pemenuhan ketentuan perundang undangan, siapapun tersangka atau terdakwa yang melanggar hukum pidana yang diancam pidana lebih dari 5 (lima) tahun WAJIB di dampingi Penasehat hukum di segala tingkat pemeriksaan.
Memberikan bantuan hukum Cuma – Cuma tetap mengeluarkan biaya bagi si penasehat hukum atau si advokat, hanya harus hadir dengan biaya kendaraan sendiri untuk bersidang setidaknya 8 kali persidangan, mengetik dan mencetak nota pembelaan memerlukan kertas dan alat Printer, menunggu dan melakukan persidangan memakan waktu dan energi sehingga membutuhkan asupan energi makan dan minum, bahkan ketika mengarang dan mengetik nota pembelaan untuk persidangan juga memerlukan waktu dan energi yang cukup banyak.   
Memberikan bantuan hukum Cuma – Cuma terkadang  dipandang sebelah mata oleh pihak klien, keluarga klien, Jaksa penuntut umum, ataupun majelis hakim perkara tersebut, ataupun pihak lainnya, alasannya ... jika pendampingannya saja Cuma – Cuma maka segala tindakan si penasehat hukum di persidangan dan nota pembelaannya juga akan hanya sekedarnya saja.
Memberikan bantuan hukum Cuma – Cuma sering di pandang tempat akhir mencari bantuan hukum karena tidak mampu membayar advokat yang berkantor hukum, yang be’rekanan lebih dari 2 orang, yang telah memblok diri dengan tarif minimal, atau karena alasan lain yang sangat prinsip.
Kantor bantuan hukum sering di identikkan sebagai tempat advokat  belajar melakukan persidangan, belajar membuat berkas perkara, belajar membuat surat – menyurat terkait perkara, belajar administrasi kantor hukum, belajar berorganisasi bergaul dan berinteraksi dengan sesama rekan sejawat atau seprofesi.  
Kantor bantuan hukum sering di kritik karena ada meminta bantuan biaya operasional kepada klien atau keluarganya, padahal diketahuinya kantor bantuan hukum itu TIDAK ADA pihak penyandang dana operasional untuk melaksanakan persidangan.
Kantor bantuan hukum juga sering dipandang suka pilih-pilih perkara, hanya mencari perkara yang berpotensi akan bisa di ekspos ke Publik melalui media massa surat kabar atau media massa televisi.
Padahal .... FAKTANYA : 
Bagi seorang advokat, tampil mendampingi dan membela terdakwa di persidangan merupakan salah satu dari PAPAN IKLAN bagi si advokat, disanalah ianya menampilkan kualitas dan kuantitasnya secara maksimal, hasil dari persidangan dan penampilan akan menjadi REFERENSI atau RUJUKAN bagi yang menyaksikan si advokat bersidang, di waktu berikutnya ketika ada yang pencari keadilan membutuhkan seorang advokat untuk mendampingi  dan membela terdakwa, orang yang mengenal si advokat akan menunjuk atau mengarahkan agar menggunakan jasa ke si  advokat itu saja.
Bukan rahasia lagi, bahwa advokat yang sudah ternama dan yang disebut terbilang sukses, rata – rata diawal karirnya atau di setiap tingkat masa karirnya pernah melakukan pendampingan atas terdakwa secara Probono.
Demikian sekelumit suka duka Praktisi Bantuan Hukum, masih banyak pengalaman yang belum tertulis, semoga yang sekelumit ini bermanfaat bagi pembaca, dan disukai serta di ikuti oleh peminat jadi pelaku praktisi bantuan hukum.

Penulis,
Fauzan Daromi, SH.


Rabu, 04 Januari 2017

Usaha Kecil Menegah Bersama





Gambar diatas adalah salah satu contoh / ilustrasi usaha kecil menengah bersama, usaha kecil menengah bersama yang penulis maksud adalah, usaha kecil yang dikelola bersama oleh sekelompok orang untuk memperoleh keuntungan bersama.  Contoh usaha tersebut adalah penjualan makanan ringan atau kue untuk sarapan pagi ataupun untuk cemilan.
Adapun bentuk kerjasamanya sebagai berikut:

  • Pemilik tempat usaha yang berbentuk warung kopi hanya menyediakan tempat berjualan dan ianya hanya menjual minuman semacam Kopi, teh, dan lain lain.

  • Sebaiknya Pilihlah pemilik warung yang lokasi warungnya strategis, misalnya, dekat Sekolah Dasar, dekat pusat belanja sayur mayur disekitar anda, di dekat jalan persimpangan, di dekat pangkalan Ojek atau Becak, dekat perkantoran, dan lain lain.

  • Makanan atau kue yang dijual dipasok dari sekelompok orang pihak lain secara tetap. Dan makanan atau kue tiap orang yang memasok atau yang menitip tidak boleh sama.

  • Makanan atau kue tidak boleh sama tujuannya untuk menghindari persaingan, jadi pemasok makanan atau kue harus pandai – pandai membuat makanan atau kue yang enak dan menarik namun tetap menguntungkan.

  • Jumlah makanan atau kue yang dipasok/dititipkan kepada pemilik warung tidak berbatas, jika hasil informasi dari pemilik warung makanan atau kue salah satu pemasok benyak diminati, maka dapatlah pemasok menambah jumlahnya di hari berikutnya.

  • Jika harga jual per  makanan / kue pemilik warung adalah Rp. 1000 (seribu) rupiah, maka harga pemasok/ penitip  makanan /kue harus dibawah itu, semisal Rp.700 (tujuh ratus) rupiah  sesuai kesepakatan, selisih Rp.300 (tiga ratus) rupiah adalah upah bagi si pemilik warung selaku pihak yang menjualkan.

  • Pemilik warung hanya menerima upah sesuai jumlah makanan atau kue yang terjual.

  • Biasanya pemasok mulai memasok makanan atau kue  ke Pemilik warung pada pukul 05.30 Pagi hari bersamaan dengan warung buka.

  • Target / sasaran pembeli kue adalah Ibu rumah tangga yang membeli kue untuk sarapan pagi dirumah untuk keluarganya atau untuk bekal anaknya bersekolah. Biasanya anak - anak berangkat ke sekolah berkisar Pukul 06.00 hingga pukul 07.00 pagi.

Demikian uraian penulis tentang usaha kecil menengah bersama, tulisan ini bersumber dari pengamatan penulis pada usaha tetangga penulis di kota palembang, semoga tulisan yang sekelumit ini bermanfaat bagi pembaca.

Penulis,
Fauzan Daromi,SH

Minggu, 18 September 2016

RUANG BEBAS BACA di Palembang






Gambar ini penulis ambil tadi sore di Taman Bermain  dan olah raga KAMPUS, depan  TVRI Palembang. jujur saja, penulis baru mengetahui  di kota Palembang ada suatu komunitas  bidang pendidikan yang khusus bergerak mengenai peningkatan minat baca. Penulis kemudian berkomunikasi dengan salah satu anggota komunitas seorang wanita yang berada di sekitar Ruang Bebas Baca.

Komunitas bebas baca dilakukan oleh sekumpulan pemuda pemudi dari berbagai kalangan, baik itu pelajar, mahasiswa, pekerja, atau siapapun yang mempunyai visi dan misi meningkatkan minat baca. Komunitas ini bekerja secara sukarela,  mereka menyempatkan diri sore hari membawa sejumlah buku dengan sarana dan peralatan seadanya ke tempat umum seperti taman bermain, taman olah raga dan tempat-tempat lain yang sejenis. Ditempat tersebut mereka memamerkan aneka macam buku bacaan yang mereka bawa.

Buku yang mereka bawa bersumber dari  SUMBANGAN pribadi seseorang, dari pengamatan penulis, buku yang dipamerkan diantaranya ada buku biografi, buku novel, buku sastra, dan lain – lain. Menurut keterangan anggota komunitas tersebut, buku yang terkumpul cukup banyak, kebetulan di tempat ini sore ini tidak membawa buku untuk kalangan anak – anak, buku anak – anak dibawa rekanan yang lain di tempat lain.

Buku yang dipamerkan Bebas dibaca ditempat itu oleh semua kalangan, GRATIS. Bagi  masyarakat umum yang juga peminat dalam hal peningkatan minat baca dapat menyumbangkan bukunya ke komunitas ini.  Penyerahannya dapat langsung  ke tempat yang bertuliskan RUANG BEBAS BACA yang ada di tempat umum tertentu.

Dari pengamatan penulis, ternyata ada banyak manfaat membaca di RUANG BEBAS BACA , diantaranya :

  • Untuk membaca banyak buku tidak harus mengeluarkan biaya beli buku atau sewa buku.

  • Untuk membaca banyak buku tidak harus ke toko buku atau ke ruang Perpustakaan.

  • Untuk mengisi waktu luang membaca  buku diluar rumah atau kantor tidak harus membawa buku.

  • Membaca buku diruang terbuka seperti taman dapat dilakukan dalam keadaan rileks, bisa dengan menggelar tikar  sambil duduk lesehan, sambil berbaring, sambil minum dan ngemil,  sambil merasakan suasana nyaman atau udara segar pagi / sore hari di taman tersebut, atau sambil melakukan aktivitas lainnya.

  • Membaca diruang terbuka suasananya tidak monoton,  mampu FOKUS  membaca di tengah keramaian adalah suatu tantangannya.

  • Membaca diruang terbuka tentu sangat digemari  kalangan anak – anak, kalangan remaja, kalangan mahasiswa, kalangan pemuda, kalangan pendidik, karena suasana bebas dan berbeda dibandingkan membaca diruang perpustakaan atau diruang kerja yang monoton  tentu menjadi alasan Utamanya.

Dari sekelumit manfaat yang penulis uraikan tersebut, tentu masih banyak manfaat - manfaat lainnya, kalau nantinya Ruang bebas baca ini berkembang dengan pesat di kota Palembang, tentu akan ada manfaat bagi masyarakat terkait peningkatan intelektual seseorang dalam menjalani pendidikan dan menjalani pekerjaan masing- masing serta dalam hal bergaul antar sesama manusia. Semakin baik dan tinggi kualitas inteletual seseorang akan semakin baik perannya bagi masyarakat dan Negara Indonesia.

Demikian tulisan penulis, semoga bermanfaat bagi pembaca.

Penulis,
Fauzan Daromi,SH