Jumat, 22 Juni 2012

CALON WALIKOTA PALEMBANG (MASIH) TEBAR WAJAH SEORANG DIRI

Pemilihan kepala daerah walikota Palembang akan berlangsung berkisar bulan April tahun  2013, namun dalam sekitar 2 bulan terakhir, beberapa kandidat calon wali kota Palembang periode 2013 - 2018 telah bergerilya tebar wajah  secara perseorangan, para kandidat calon walikota Palembang ini yang telah secara terang terangan mengiklankan diri di salah  satu surat kabar di kota Palembang setidaknya ada 10 kandidat, dari 10 nama tersebut ada kandidat cawako wajah lama dan ada kandidat cawako wajah baru. yang menarik untuk di analisa adalah faktor apa dan mengapa para kandidat tidak langsung tebar wajah beserta calon wakilnya, penulis memperkirakan mungkin inilah beberapa sebabnya :
  1. Langkah permulaan tebar wajah seorang diri adalah  sebagai uji publik apakah dirinya cukup populer dan akan memperoleh suara serta dukungan dari kelompok masyarakat tertentu, dari organisasi massa tertentu serta dari partai politik tertentu. jika tiba pada waktunya, baru akan menentukan sikap akan tetap maju atau merubah strategi, atau bersikap lain.
  2. Sangat dimungkinkan terjadi, sesama kandidat cawako Palembang justru nanti akan jadi pasangan karena mau tidak mau setiap pasangan harus yang sama - sama populer agar dapat meraup suara terbanyak dan dukungan terbanyak pada saat  pemilihan kepala daerah.
  3. Belum ditetapkannya visi dan misi program kerja dari kandidat cawako Palembang,  karena setiap kandidat wali kota akan memilih wakil yang basis pendidikannya dan pengalamannya dinilai akan mampu membantu menjalankan visi dan misi program kerjanya.
  4. Menunggu masukan atau pendapat atau kriteria pasangan ideal dari masyarakat atau organisasi massa atau partai politik pendukung.
  5. Belum adanya kontrak politik serius antara kandidat cawako dengan partai politik, dan antara partai politik dengan partai politik lain yang menjadi koalisinya, bila ini sudah ada, bisa terjadi calon wakil walikota akan diambil dari orang dalam di partai politik yang menjadi koalisi.
Berdasarkan analisa penulis tersebut, dikemudian waktu, poster - poster perseorangan cawako palembang yang telah tersebar dengan sendirinya akan ditarik oleh tim suksesnya masing - masing, poster akan  berganti dengan wajah cawako beserta cawawako pasangannya, bahkan bisa terjadi jumlah kandidat akan berkurang karena sebab lain dan karena proses seleksi dari Komisi Pemilihan Umum Palembang, dan mungkin juga ada kandidat baru pada saat pendaftaraan cawako Palembang dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum Palembang sekitar bulan Desember 2012.
Demikian pendapat penulis, semoga bermanfaat bagi pembaca.

Penulis,
Fauzan Daromi,SH

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar